Kasidan Jati

Kasidan Jati
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. Yoh. 14:2-3

Sabtu, 24 September 2011

Eskatologi 11 - Eschatology - 末世论 - 末世論 - Mò shìlùn

Eskatologi 11 - Eschatology - 末世论 - 末世論 - Mò shìlùn



Eschatology (11)

c. Siapakah Anti Kristus itu?
Dari semua ayat Kitab Suci di atas bisa disimpulkan bahwa:
·        Anti Kristus itu sudah ada pada jaman Paulus & Yohanes.
·        Anti Kristus itu mencapai kekuatan puncaknya pada saat2 mendekati akhir jaman.
·        Daniel - dunia politik, Paulus - dunia Gereja, Yohanes - keduanya.
·        Kekuatan Anti Kristus itu akhirnya akan terkonsentrasi dalam seorang pribadi, perwujudan dari semua kejahatan.
*       penggambaran Anti Kristus dalam kitab Daniel itu kelihatannya menunjuk kepada satu pribadi.

*       Paulus, dalam 2Tes 2:3, menyebut sang Anti Kristus itu dengan sebutan ‘the man of sin’ (= manusia dosa / durhaka) dan ‘the son of perdition’ (= anak kebinasaan / neraka), dan seluruh kontext menunjukkan bahwa sang Anti Kristus itu adalah seorang pribadi.
2Tes 2:3 - “Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa”.
KJV: ‘and that man of sin be revealed, the son of perdition’ (= dan bahwa manusia dosa / durhaka dinyatakan, anak kebinasaan / neraka).
*       sekalipun Yohanes berbicara tentang banyak Anti Kristus yang sudah muncul pada jamannya, ia tetap berbicara tentang akan datangnya ‘seorang Anti Kristus’ (1Yoh 2:18).

*       dalam kitab Wahyu, binatang yang dibicarakan oleh Yohanes dalam Wah 13 itu, terlihat sebagai seorang pribadi, yang akhirnya dimasukkan ke neraka.
Wah 19:20 - “Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama2 dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda2 di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup2 ke dalam lautan api yang menyala2 oleh belerang”.
Wah 20:10 - “dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama2nya”.
*       karena Kristus adalah seorang pribadi, maka adalah sesuatu yang wajar kalau sang Anti Kristus itu juga adalah seorang pribadi.
William E. Cox: Anti Kristus bisa didefinisikan sebagai musuh Kristus yang merupakan manusia-setan, yang akan muncul sebelum kedatangan yang ke2xnya sebagai penindas dan penganiaya terakhir dari orang2 kristen.
Banyak pandangan tentang siapa sang Anti Kristus itu.
¨     seorang Yahudi, yang berpura-pura menjadi Mesias / Kristus, dan memerintah di Yerusalem.
¨     seorang kaisar Romawi.
¨     kaisar Nero.
¨     kepausan Roma / Paus-Paus tertentu.
¨     Stalin / Hitler.
Hoekema: pada waktu orang2 di masa lampau mengidentifikasi orang2 tertentu sebagai sang Anti Kristus, mereka tidak sepenuhnya salah, karena memang sudah ada manifestasi2 dari pemikiran dan tindakan anti Kristen dalam sepanjang sejarah Gereja. Sebelumnya, kita telah memperhatikan bahwa sudah ada pelopor2 dan pendahulu2 dari sang Anti Kristus, dan akan terus ada orang2 seperti itu. ... setiap jaman akan menyediakan bentuk khusus dari aktivitas anti Kristennya sendiri. Tetapi kita mencari suatu penguatan / peningkatan dari tanda ini dalam pemunculan dari sang Anti Kristus sebelum kembalinya Kristus.
Hoekema: Tanda ini, juga, tidak memampukan kita untuk menentukan kembalinya Kristus dengan tepat. Kita tidak tahu bagaimana sang Anti Kristus yang terahir akan muncul atau apa bentuk pemunculannya.
d. Pembahasan Wah 13.
Hendriksen: Mungkin ini merupakan pasal yang paling sukar dari seluruh kitab Wahyu. Gagasan2 utamanya jelas; tetapi detail2nya kabur.
Wah 13:1-10 - “(1) Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk 10 dan berkepala 7; di atas tanduk2nya terdapat 10  mahkota dan pada kepalanya tertulis nama2 hujat. (2) Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar. (3) Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala2nya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu. (4) Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: ‘Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?’ (5) Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya. (6) Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat namaNya dan kemah kediamanNya dan semua mereka yang diam di sorga. (7) Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang2 kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa. (8) Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih. (9) Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar! (10) Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan ditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang. Yang penting di sini ialah ketabahan dan iman orang2 kudus”.
·        Penafsiran Herman Hoeksema.
Yes 57:20 - “Tetapi orang2 fasik adalah seperti laut yang berombak2 sebab tidak dapat tetap tenang, dan arusnya menimbulkan sampah dan lumpur”.
Wah 17:15 - “Lalu ia berkata kepadaku: ‘Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa2 dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa”.
·        Penafsiran William Hendriksen tentang Wah 13:1-10.
Yes 17:12 - “Wahai! Ributnya banyak bangsa2, mereka ribut seperti ombak laut menderu! Gaduhnya suku2 bangsa, mereka gaduh seperti gaduhnya air yang hebat!”.
Wah 17:15 - “Lalu ia berkata kepadaku: ‘Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa2 dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa”.
Wah 12:3 - “Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala 7 dan bertanduk 10, dan di atas kepalanya ada 7 mahkota”.
Hendriksen: Hendaklah orang2 percaya menunggu dengan sabar untuk waktu / masa kesukaran yang palng hebat ini, karena mengetahui bahwa segala sesuatu tercakup dalam penetapan Allah; ... Bukan Setan / Iblis, tetapi Allahlah yang adalah pemerintah tertinggi.
·        Penafsiran William Barclay tentang Wah 13:1-10.
Ada 7 kaisar yang dimaksud, yaitu Tiberius (14-37 M), Caligula (37-41 M), Claudius (41-54 M), Nero (55-68 M), Vespasian (69-79 M), Titus (79-81 M), Domitian (81-96 M).
Galba, Otho dan Vitellius.
Barclay: Di sini disimbolkan Nero redivivus, atau Nero dibangkitkan, legenda yang digabungkan  dengan gagasan tentang Anti Kristus. ... sang Anti Kristus yang diharapkan oleh Yohanes adalah Nero yang dibangkitkan.
Barclay: Gagasan di sini adalah bahwa tidak ada kemungkinan untuk lolos dari ketetapan Allah.
·        Penafsiran Homer Hailey tentang Wah 13:1-10.
Mat 26:52 - “Maka kata Yesus kepadanya: ‘Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang”.
Ro 13:2 - “Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya”.
1Pet 2:13 - “Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi”.
2Kor 10:3-5 - “(3) Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi, (4) karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng2. (5) Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus”.
Ef 6:10-18 - “(10) Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasaNya. (11) Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; (12) karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah2, melawan penguasa2, melawan penghulu2 dunia yang gelap ini, melawan roh2 jahat di udara. (13) Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. (14) Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, (15) kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; (16) dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, (17) dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, (18) dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga2lah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus2nya untuk segala orang Kudus”.
1Yoh 5:4 - “sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita”.
·        Penafsiran Leon Morris (Tyndale) tentang Wah 13:1-10.
Leon Morris: Bahkan binatang yang mengerikan dan tidak bisa ditahan ini bisa menjalankan otoritas hanya selama waktu yang diijinkan oleh Allah. Orang2 kudus dikuatkan / diberi semangat oleh pemikiran bahwa waktu dari penderitaan mereka telah ditentukan oleh Allah.
‘diperkenankan’ (ay 7) / ‘was given’ muncul 4 x dlm ay 5-7.
Leon Morris: bahkan sang Anti Kristus bisa bekerja hanya oleh ijin ilahi.
‘kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa’.
‘setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba’ (ay 8).
Leon Morris: Tetapi hal yang penting adalah bahwa nama2 mereka tidak tertulis dalam kitab kehidupan. Yohanes ingin sedikit orang2 kristen yang dianiaya itu melihat bahwa hal yang berarti adalah kedaulatan Allah, bukan kuasa jahat. Kalau nama seseorang tertulis dalam kitab kehidupan, ia tidak akan dilupakan. Tempat / kedudukannya adalah aman / pasti.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar