Kasidan Jati

Kasidan Jati
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. Yoh. 14:2-3

Sabtu, 24 September 2011

Eskatologi 9 - Eschatology - 末世论 - 末世論 - Mò shìlùn

Eskatologi 9 - Eschatology - 末世论 - 末世論 - Mò shìlùn


Eschatology (9)

4) Apakah Kristus akan segera datang kembali, dan apakah Ia bisa datang kapan saja?
 
Mat 24:42 - “Karena itu berjaga2lah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang”.
 
Mat 24:48-51 - “(48) Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: (49) Tuanku tidak datang2, lalu ia mulai memukul hamba2 lain, dan makan minum bersama2 pemabuk2, (49) maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, (50) dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang2 munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.’”.
 
Mat 25:13 - “Karena itu, berjaga2lah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.’”.
 
Ibr 10:37 - “‘Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatanganNya”.
 
Wah 16:15 - “‘Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga2 dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya.’”.
 
Wah 22:7 - “‘Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan2 nubuat kitab ini!’”.
 
Mat 24:5-14,21-22,29-31 - “(5) Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaKu dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. (6) Kamu akan mendengar deru perang atau kabar2 tentang perang. Namun berawas2lah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. (7) Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. (8) Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru. (9) Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena namaKu, (10) dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci. (11) Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. (12) Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. (13) Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. (14) Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.’ ... (21) Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. (22) Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang2 pilihan waktu itu akan dipersingkat. ... (29) ‘Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang2 akan berjatuhan dari langit dan kuasa2 langit akan goncang. (30) Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan2 di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaanNya. (31) Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat2Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang2 pilihanNya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain”.
 
2Tes 2:2-4 - “(2) supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah2 hari Tuhan telah tiba. (3) Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, (4) yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah”.
 
Mat 25:19 - “Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba2 itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka”.
 
Luk 19:11 - “Untuk mereka yang mendengarkan Dia di situ, Yesus melanjutkan perkataanNya dengan suatu perumpamaan, sebab Ia sudah dekat Yerusalem dan mereka menyangka, bahwa Kerajaan Allah akan segera kelihatan”.
 
Mat 25:5 - “Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang2 juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur”.
 
2Pet 3:3-9 - “(3) Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari2 zaman akhir akan tampil pengejek2 dengan ejekan2nya, yaitu orang2 yang hidup menuruti hawa nafsunya. (4) Kata mereka: ‘Di manakah janji tentang kedatanganNya itu? Sebab sejak bapa2 leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.’ (5) Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air, (6) dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah. (7) Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik. (8) Akan tetapi, saudara2ku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari. (9) Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat”.
 
5) Tanda2 yang harus mendahului kedatangan Kristus yang ke2xnya.
 
a) Tanda2 yang membuktikan / menunjukkan kasih karunia Allah.
 
1. Pemberitaan Injil ke seluruh dunia / kepada semua bangsa.
 
a. Dasar Kitab Suci.
 
Mat 24:14 - “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.’”.
 
Ro 11:25 - “Sebab, saudara2, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa2 lain telah masuk”.
 
b. Arti dari pemberitaan Injil ke seluruh dunia / segala bangsa.
 
c. Pandangan Dispensationalisme dalam hal ini.
 
Dispensationalisme tidak mempercayai bahwa penginjilan terhadap dunia harus terjadi lebih dulu sebelum Kristus datang kembali (kedatangan ke 2a). Menurut mereka, penginjilan itu justru akan dimulai setelah kedatangan Kristus yang ke 2a itu.
 
Bagaimana mereka menafsirkan Mat 24:14?
 
·        Injil yang dimaksudkan dalam Mat 24:14 ini, bukan Injil kasih karunia Allah dalam Yesus Kristus, tetapi Injil kerajaan.
 
·        Setelah kedatangan Kristus yang ke 2a, Gereja diangkat dari bumi / dunia ini, dan bersama itu penghunian oleh Roh Kudus juga telah hilang. Ini berarti kondisi Perjanjian Lama dipulihkan.
 
·        Injil kerajaan itu akan diberitakan:
*       Oleh orang2 yang dipertobatkan oleh pengangkatan Gereja.
*       Belakangan, oleh Israel yang bertobat.
*       Seorang utusan khusus.
 
·        Pemberitaan ini akan sangat efektif, jauh lebih efektif dari pemberitaan Injil kasih karunia Allah.
 
L Berkhof: Pembedaan 2 macam Injil dan 2 macam kedatangan Tuhan yang kedua-kalinya, merupakan sesuatu yang tidak bisa dipertahankan. Injil dari kasih karunia Allah dalam Yesus Kristus adalah satu2nya Injil yang menyelamatkan dan memberikan jalan masuk ke dalam Kerajaan Allah.
 
d. Ini mengharuskan orang Kristen untuk lebih rajin / tekun / bersungguh2 dalam memberitakan Injil!
 
C Hodge: Pengumpulan dari orang2 kafir merupakan pekerjaan khusus dari Gereja. Itu merupakan suatu pekerjaan yang bersifat misionaris. Itu dimengerti demikian oleh Rasul2. Dua kewajiban besar / agung mereka adalah penyebaran dan pembelaan dari kebenaran.
 
2Pet 3:12a - “yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah”.
 
Jamieson, Fausset & Brown: ‘Mempercepat’. ... Kata Yunaninya bisa berarti ‘mempercepat kedatangan hari Allah’; bukan bahwa waktu Allah itu bisa berubah, tetapi Allah menetapkan kita sebagai alat2 untuk mengerjakan peristiwa2 yang harus terjadi lebih dulu sebelum hari itu bisa datang. Dengan berdoa untuk kedatanganNya, melanjutkan / memajukan pemberitaan Injil sebagai suatu kesaksian bagi semua bangsa, dan membawa masuk mereka yang ditunggu untuk diselamatkan oleh ‘kepanjangsabaran Allah’, kita mempercepat kedatangan hari Allah.
 
Pulpit Commentary: Di sini penterjemahan ‘mempercepat’ adalah yang paling tepat. ... Santo Petrus kelihatannya menggambarkan orang2 kristen sebagai ‘mempercepat kedatangan (secara hurufiah, ‘kehadiran’) hari Allah’ dengan ... membantu menyebarkan pengetahuan Injil (Mat 24:14).
 
e. Injil yang dimaksudkan adalah Injil yang sungguh-sungguh, bukan ‘Injil yang lain / berbeda’.
 
Gal 1:6-9 - “(6) Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, (7) yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. (8) Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. (9) Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia”.
 
2Kor 11:4 - “Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima”.
 
Social Gospel (= Injil sosial), dimana penekan penginjilannya adalah pada bantuan sosial, bukan pada pemberitaan Injil.
 
Yesus ditekankan sebagai dokter, pelaku mujijat, pemberi berkat jasmani / kekayaan, tetapi tidak sebagai Tuhan dan Juruselamat.
 
Mat 1:21 - “Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka.’”.
 
2. Keselamatan / pertobatan Israel (yang termasuk orang pilihan).
 
Zakh 12:10 - “‘Aku akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan atas keluarga Daud dan atas penduduk Yerusalem, dan mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi dia seperti orang meratapi anak tunggal, dan akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi anak sulung.”.
 
Zakh 13:1 - “‘Pada waktu itu akan terbuka suatu sumber bagi keluarga Daud dan bagi penduduk Yerusalem untuk membasuh dosa dan kecemaran”.
 
Ro 11:25-29 - “(25) Sebab, saudara2, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa2 lain telah masuk. (26) Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: ‘Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub. (27) Dan inilah perjanjianKu dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka.’ (28) Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang. (29) Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilanNya”.
 
a. Kitab Suci menunjukkan secara jelas tentang perlawanan dari orang2 Yahudi terhadap kekristenan, dan tentang kepastian bahwa mereka kehilangan kedudukan mereka sebagai anak2 Kerajaan.
 
Mat 8:11-12 - “(11) Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama2 dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga, (12) sedangkan anak2 Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.’”.
 
Mat 21:28-46 - “(28) ‘Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki2. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur. (29) Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi. (30) Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga. (31) Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: ‘Yang terakhir.’ Kata Yesus kepada mereka: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut2 cukai dan perempuan2 sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. (32) Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut2 cukai dan perempuan2 sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya.’ (33) ‘Dengarkanlah suatu perumpamaan yang lain. Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap2 lalu berangkat ke negeri lain. (34) Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba2nya kepada penggarap2 itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya. (35) Tetapi penggarap2 itu menangkap hamba2nya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu. (36) Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba2 yang lain, lebih banyak dari pada yang semula, tetapi merekapun diperlakukan sama seperti kawan2 mereka. (37) Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani. (38) Tetapi ketika penggarap2 itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita. (39) Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya. (40) Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap2 itu?’ (41) Kata mereka kepadaNya: ‘Ia akan membinasakan orang2 jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap2 lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya.’ (42) Kata Yesus kepada mereka: ‘Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang2 bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. (43) Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu. (44) [Dan barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk.]’ (45) Ketika imam2 kepala dan orang2 Farisi mendengar perumpamaan2 Yesus, mereka mengerti, bahwa merekalah yang dimaksudkanNya. (46) Dan mereka berusaha untuk menangkap Dia, tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena orang banyak itu menganggap Dia nabi”.
 
Mat 22:1-14 - “(1) Lalu Yesus berbicara pula dalam perumpamaan kepada mereka: (2) ‘Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya. (3) Ia menyuruh hamba2nya memanggil orang2 yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang2 itu tidak mau datang. (4) Ia menyuruh pula hamba2 lain, pesannya: Katakanlah kepada orang2 yang diundang itu: Sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu2 jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini. (5) Tetapi orang2 yang diundang itu tidak mengindahkannya; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, (6) dan yang lain menangkap hamba2nya itu, menyiksanya dan membunuhnya. (7) Maka murkalah raja itu, lalu menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan pembunuh2 itu dan membakar kota mereka. (8) Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya: Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang2 yang diundang tadi tidak layak untuk itu. (9) Sebab itu pergilah ke persimpangan2 jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjamuan kawin itu. (10) Maka pergilah hamba2 itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan2, orang2 jahat dan orang2 baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu. (11) Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu2 itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta. (12) Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja. (13) Lalu kata raja itu kepada hamba2nya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi. (14) Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.’”.
 
b. Penafsiran Ro 11:26 harus sesuai kontextnya, yaitu Ro 9-11.
 
Dalam Ro 9-11 itu Paulus mendiskusikan pertanyaan: bagaimana janji Allah kepada Israel bisa diharmoniskan dengan penolakan sebagian besar orang Israel?
 
Paulus pertama2 menunjukkan dalam Ro 9-10 bahwa janji itu berlaku bukan bagi Israel secara daging, tetapi kepada Israel rohani.
 
Allah tetap mempunyai orang2 pilihanNya dalam kalangan bangsa Israel, dan di antara mereka tetap ada suatu sisa menurut pilihan kasih karunia (Ro 11:1-10).
 
Pengerasan terhadap Israel bukanlah tujuan akhir Allah, tetapi merupakan cara untuk membawa keselamatan kepada orang2 non Yahudi.
 
L Berkhof mengatakan bahwa pengerasan terhadap Israel bukan pengerasan total, tetapi hanyalah pengerasan sebagian (Ro 11:25b), karena dalam setiap jaman selalu ada orang2 Yahudi yang percaya kepada Yesus.
 
Allah akan terus mengumpulkan orang2 pilihanNya dari kalangan orang2 Yahudi sampai seluruh orang2 pilihan dalam kalangan non Yahudi diselamatkan, dan dengan demikian ‘seluruh Israel’ (Ro 11:26), artinya jumlah yang penuh dari orang2 Israel yang sesungguhnya, akan diselamatkan.
 
Jadi, istilah ‘seluruh Israel’ tidak menunjuk kepada seluruh bangsa Israel, tetapi Israel rohani, atau orang2 pilihan dari kalangan orang Israel.
 
Bdk. Ro 11:26 - “Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: ‘Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub”.
 
c. Kalau pertobatan bangsa Israel hanya akan terjadi pada akhir jaman, maka itu hanya berlaku untuk generasi dari bangsa Israel yang hidup pada saat itu, dan ini hanya merupakan sebagian kecil dari ‘seluruh Israel’ dan karena itu tidak cocok untuk disebut sebagai ‘seluruh Israel’!
 
d. Ro 11:26a - “Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan”.
 
Anthony A. Hoekema: Textnya tidak mengatakan, ‘Dan lalu seluruh Israel akan diselamatkan’. Seandainya Paulus ingin menyempaikan pemikiran ini, ia bisa menggunakan suatu kata yang berarti ‘lalu’ (seperti TOTE dan EPEITA). Tetapi ia menggunakan kata HOUTOS, yang tidak menggambarkan penggantian yang berhubungan dengan waktu tetapi cara, dan yang berarti ‘’demikianlah’, ‘begitulah’, atau ‘dengan cara ini’. Dengan kata lain, Paulus bukan berkata, ‘Israel telah mengelami pengerasan sebagian sampai jumlah yang penuh dari orang2 non Yahudi telah masuk, dan lalu (setelah hal ini telah terjadi) seluruh Israel akan diselamatkan’. Tetapi ia mengatakan, ‘Israel telah mengalami pengerasan sebagian sampai jumlah yang penuh dari orang-orang non Yahudi telah masuk, dan dengan cara ini seluruh Israel akan diselamatkan’
 
Pandangan lain: istilah ‘seluruh Israel’ dalam Ro 11:26 menunjuk kepada ‘semua orang-orang pilihan dari Israel + non Israel’.
 
Keberatan: dalam Ro 9-11 istilah ‘Israel’ muncul 11 x. Dan selain dalam Ro 11:26 itu, istilah ini selalu menunjuk kepada ‘bangsa Israel / Yahudi’, dan mengkontraskannya dengan ‘bangsa2 non Israel / Yahudi’.
 
·        Kita tidak akan bisa mengetahui kapan tanda ini betul2 sudah tergenapi.
 
·        Gereja harus tetap memikirkan penginjilan terhadap Israel.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar